Rabu, 08 Juni 2011

"Smartphone" dan Tablet Bisa Jadi Melebur



Pameran komputer terbesar di Asia, Computex Taipei 2011, menjadi ajang unjuk gigi tablet PC. Puluhan vendor teknologi digital berlomba-lomba menawarkan papan digital ini.

Kesuksesan Apple dalam menciptakan iPad pada 2010 telah mendorong manufaktur lain untuk ikut membuat perangkat sabak digital yang setara dan bahkan lebih murah. Gairah produsen tablet PC itu tampak pada pameran Computex Taipei 2011 yang berlangsung pada 31 Mei-4 Juni kemarin.

Dalam daftar yang dirilis oleh Taitra selaku penyelenggara Computex 2011, tak kurang dari 10 merek tablet PC ikut bersaing memamerkan teknologi terkini dalam pameran itu. Mereka antara lain Acer, Asus, Gigabyte, MSI, ViewSonic, dan penyedia OEM tablet PC, seperti Shuttle. Beberapa produsen itu sedikitnya menawarkan satu model tablet PC buatan mereka, sebagian besar lainnya langsung menggelontorkan beberapa seri sekaligus meski belum semua seri siap diproduksi secara massal.

Keragaman tablet PC itu tampak dari ukuran layar yang digunakan. Ukuran layar yang paling umum digunakan sabak digital ini antara 7 inci dan 10 inci. Dari segi sistem operasi, pilihannya tidak hanya Android, tetapi juga Windows 7.

Mengingat fungsi tablet PC yang semakin mendekati kemampuan netbook, bukan tidak mungkin keberadaan sabak digital akan menggeser pasar netbook. Market Intelligence and Consulting Institute (MIC)  memperkirakan penjualan netbook pada tahun ini akan mencapai 24,89 juta atau turun 14,3 persen dari tahun 2010. MIC memprediksi keberadaan sabak digital akan menggerogoti penjualan netbook selama empat tahun mendatang.

"Saya kira pasar netbook akan berkurang, tetapi masih akan ada. Namun, smartphone dengan fungsi tablet PC akan menjadi ancaman terhadap perkembangan tablet PC dan netbook," kata Steven Chen selaku Regional Sales Director South-East Asia & India Market of Notebook Sales Division MSI di sela-sela Computex Taipei 2011.

Perbedaan antara smartphone dan tablet PC kini semakin tipis karena fitur dan fungsi keduanya sangat identik. Sabak digital dengan layar 5 atau 7 inci, misalnya, juga memiliki fasilitas teleponi. Ada pula tablet PC dengan dual-on SIM card, seperti TCB S701. Bukan tidak mungkin kedua perangkat akan melebur menjadi satu peranti yang lebih canggih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Rabu, 08 Juni 2011

"Smartphone" dan Tablet Bisa Jadi Melebur



Pameran komputer terbesar di Asia, Computex Taipei 2011, menjadi ajang unjuk gigi tablet PC. Puluhan vendor teknologi digital berlomba-lomba menawarkan papan digital ini.

Kesuksesan Apple dalam menciptakan iPad pada 2010 telah mendorong manufaktur lain untuk ikut membuat perangkat sabak digital yang setara dan bahkan lebih murah. Gairah produsen tablet PC itu tampak pada pameran Computex Taipei 2011 yang berlangsung pada 31 Mei-4 Juni kemarin.

Dalam daftar yang dirilis oleh Taitra selaku penyelenggara Computex 2011, tak kurang dari 10 merek tablet PC ikut bersaing memamerkan teknologi terkini dalam pameran itu. Mereka antara lain Acer, Asus, Gigabyte, MSI, ViewSonic, dan penyedia OEM tablet PC, seperti Shuttle. Beberapa produsen itu sedikitnya menawarkan satu model tablet PC buatan mereka, sebagian besar lainnya langsung menggelontorkan beberapa seri sekaligus meski belum semua seri siap diproduksi secara massal.

Keragaman tablet PC itu tampak dari ukuran layar yang digunakan. Ukuran layar yang paling umum digunakan sabak digital ini antara 7 inci dan 10 inci. Dari segi sistem operasi, pilihannya tidak hanya Android, tetapi juga Windows 7.

Mengingat fungsi tablet PC yang semakin mendekati kemampuan netbook, bukan tidak mungkin keberadaan sabak digital akan menggeser pasar netbook. Market Intelligence and Consulting Institute (MIC)  memperkirakan penjualan netbook pada tahun ini akan mencapai 24,89 juta atau turun 14,3 persen dari tahun 2010. MIC memprediksi keberadaan sabak digital akan menggerogoti penjualan netbook selama empat tahun mendatang.

"Saya kira pasar netbook akan berkurang, tetapi masih akan ada. Namun, smartphone dengan fungsi tablet PC akan menjadi ancaman terhadap perkembangan tablet PC dan netbook," kata Steven Chen selaku Regional Sales Director South-East Asia & India Market of Notebook Sales Division MSI di sela-sela Computex Taipei 2011.

Perbedaan antara smartphone dan tablet PC kini semakin tipis karena fitur dan fungsi keduanya sangat identik. Sabak digital dengan layar 5 atau 7 inci, misalnya, juga memiliki fasilitas teleponi. Ada pula tablet PC dengan dual-on SIM card, seperti TCB S701. Bukan tidak mungkin kedua perangkat akan melebur menjadi satu peranti yang lebih canggih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar